Miley Cyrus Pindah Label Lagi, Kali Ini ke Rumah Bruno Mars dan Cardi B

Miley Cyrus resmi bergabung dengan Atlantic Records setelah meninggalkan Columbia Records, melanjutkan pola kariernya yang selalu berpindah label sejak era Disney hingga sukses besar lewat lagu Flowers.

By
Tim Redaksi
Tim Redaksi Bali Reporter adalah kumpulan orang yang masih belum pede wajahnya dipajang di halaman bio. Alasannya macam-macam: takut ketemu debt collector, mantan yang tiba-tiba ngajak...
Miley Cyrus pindah Atlantic Records
Highlights
  • Miley Cyrus resmi tinggalkan Columbia Records dan pindah ke Atlantic Records, rumah bagi Bruno Mars dan Cardi B
  • Sepanjang kariernya, Miley sudah berpindah label empat kali sejak masa Disney, pola yang jauh dari kebiasaan artis pop umumnya
  • Kepindahan ini terjadi tak lama setelah Ed Sheeran, salah satu andalan Atlantic, justru hengkang ke Interscope

Kalau ada satu hal yang konsisten dari perjalanan karier Miley Cyrus, itu adalah ketidakkonsistenannya soal label rekaman.

Kali ini, Rolling Stone mengonfirmasi Miley resmi bergabung dengan Atlantic Records, rumah bagi nama-nama besar seperti Bruno Mars, Charli XCX, Cardi B, dan Kehlani. Langkah ini otomatis menandai berakhirnya masa Miley di Columbia Records, label yang menaunginya sejak 2021.

Bukan Kepindahan Pertama, dan Sepertinya Bukan yang Terakhir

Kalau ditelusuri, Miley memang bukan artis pop yang bergerak sesuai skrip industri musik pada umumnya.

Ia memulai karier sebagai artis Disney, dengan karakter Hannah Montana yang jadi batu loncatan menuju popularitasnya sendiri sebagai penyanyi pop. Era Disney ini melahirkan salah satu lagu paling ikonisnya, ā€œParty in the U.S.A.ā€ di 2009, yang popularitasnya masih terus muncul kembali bertahun-tahun setelah rilis.

Tahun 2013 jadi titik balik besar pertama. Miley pindah ke RCA Records di bawah naungan Sony Music lewat kontrak tiga album, termasuk album Bangerz yang penuh kontroversi dengan hit andalannya, ā€œWe Can’t Stopā€. Tur Bangerz yang menyertainya jadi puncak fase paling eksentrik Miley. Ia bahkan mengaku sendiri di 2024 bahwa sebagian besar biaya kreatif tur itu ia danai sendiri, karena ide-idenya dianggap terlalu nyeleneh untuk mendapat dukungan penuh dari pihak lain.

Setelahnya, Miley merilis Plastic Hearts bernuansa glam-rock di 2020, sebelum berpindah lagi secara internal ke Columbia Records. Di sanalah lahir Endless Summer Vacation di 2023 dan Something Beautiful di 2025.

Kesuksesan Flowers yang Tidak Diikuti Tur Besar

Yang menarik, meski ā€œFlowersā€ sukses besar secara global dan bahkan mengantarkan Miley meraih Grammy pertamanya di 2024, ia justru tidak menggelar tur headline sebesar itu.

Faktanya, Miley belum pernah menggelar tur headline sendiri sejak Bangerz, dan hampir tidak pernah manggung sama sekali sejak rangkaian 11 tanggal festival di 2021 dan 2022. Ia sendiri mengaku tahun lalu bahwa keinginan untuk tur sudah tidak lagi ada dalam dirinya.

Di sinilah letak yang jarang dibahas soal karier Miley belakangan ini. Kesuksesan komersial besar tidak lantas membuatnya mengikuti pola karier artis pop kebanyakan yang biasanya langsung melanjutkan dengan tur dunia berskala besar.

Miley Cyrus
Miley Cyrus

Bagaimana Suara Bab Baru Miley Nanti?

Miley sempat berbagi cerita lewat majalah Wonderland, edisi khusus yang ia bantu edit langsung bersama Chief Creative Officer Alastair McKimm. Edisi ini menampilkan lingkaran dekatnya, mulai dari keluarga hingga sosok yang menginspirasinya, termasuk Dolly Parton, Noah Cyrus, Kelela, Lykke Li, Sky Ferreira, 070 Shake, Towa Bird, dan Suzanne Vega.

Ia menggambarkan proses menulis lagu sebagai momen ketika dirinya merasa paling terhubung dengan sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri, semacam pengalaman yang sulit dijelaskan secara logis namun tetap terasa nyata secara emosional.

Momentum yang Menarik di Tengah Pergerakan Label Musik

Kepindahan Miley ke Atlantic ini terjadi tak lama setelah salah satu andalan besar label tersebut, Ed Sheeran, justru hengkang ke Interscope Records awal tahun ini.

Fenomena perpindahan label semacam ini sebenarnya makin sering terjadi di kalangan artis pop belakangan ini, mencerminkan persaingan label rekaman besar yang semakin agresif memperebutkan nama-nama besar demi menjaga daya saing di industri musik yang terus berubah cepat. Dengan babak baru bersama Atlantic ini, publik tinggal menunggu apakah era Miley berikutnya akan membawa kejutan sebesar perjalanan kariernya selama ini.

Share This Article
Follow:
Tim Redaksi Bali Reporter adalah kumpulan orang yang masih belum pede wajahnya dipajang di halaman bio. Alasannya macam-macam: takut ketemu debt collector, mantan yang tiba-tiba ngajak balikan, atau mertua yang mendadak jadi pembaca setia. Di luar itu, kami juga sibuk mencari colokan, WiFi yang kencang, tempat ngopi yang enak, dan alasan kenapa deadline selalu datang lebih cepat daripada jam pulang. Sampai hari ini kami belum pernah sepakat soal tempat ngopi terbaik di Bali. Tapi untuk satu hal, kami selalu kompak: berita harus enak dibaca.