Mahasiswa di Bali, Ini Kesempatan Buktikan Karya Jurnalistikmu Layak Dibayar Rp10 Juta

IWO Bali menggelar Lomba Karya Jurnalistik 2026 untuk mahasiswa se-Bali dengan tema Meneropong Bali dari Sudut Berbeda, total hadiah Rp10 juta, pendaftaran dibuka hingga 15 Agustus 2026.

Giostanovlatto
By
Giostanovlatto
Giostanovlatto adalah pendiri Bali Reporter yang lebih sering bertanya "kenapa?" daripada "gimana?". Ia percaya berita yang bagus bukan yang paling cepat bikin heboh, tapi yang paling...
- Founder
Ilustrasi IWO Bali lomba karya jurnalistik 2026
Highlights
  • IWO Bali buka lomba karya jurnalistik khusus mahasiswa dengan total hadiah Rp10 juta di HUT ke-14
  • Tema "Meneropong Bali dari Sudut Berbeda" ajak mahasiswa hasilkan feature atau indepth news orisinal
  • Pendaftaran dibuka 1-15 Agustus, pemenang diumumkan 30 Agustus 2026

Buat mahasiswa yang selama ini cuma menulis tugas kuliah tanpa pernah benar-benar diuji di ranah publik, ada kabar baik.

IWO Bali baru saja membuka Lomba Karya Jurnalistik 2026, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun mereka yang ke-14. Bukan sekadar lomba menulis biasa, total hadiah yang disiapkan mencapai Rp10 juta.

Bukan Sekadar Menulis, Tapi Menemukan Sudut Pandang Baru

Tema yang diusung tahun ini, ā€œMeneropong Bali dari Sudut Berbedaā€, sengaja dipilih untuk mendorong lahirnya karya yang tidak sekadar melaporkan fakta, tapi benar-benar menawarkan perspektif segar soal Bali.

Ketua IWO Bali, Tri Widiyanti, menjelaskan lomba ini jadi bagian dari komitmen organisasi mendukung pengembangan jurnalisme di kalangan generasi muda.

ā€œMelalui lomba ini kami ingin mendorong lahirnya karya jurnalistik yang berkualitas, kritis, dan memberikan perspektif baru tentang Bali. Ini juga menjadi bentuk kontribusi IWO Bali dalam memperkuat jurnalisme yang independen, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,ā€ ujarnya.

Masalahnya, sudut pandang baru soal Bali sebenarnya bukan hal yang mudah ditemukan. Pulau ini sudah begitu sering diliput dari berbagai angle, mulai dari pariwisata, budaya, sampai isu lingkungan. Di sinilah tantangan sesungguhnya bagi peserta, menemukan celah cerita yang belum banyak disentuh media lain.

Poster IWO Bali lomba karya jurnalistik 2026
Poster IWO Bali lomba karya jurnalistik 2026

Syarat dan Format Karya yang Harus Diperhatikan

Ketua Panitia, Agus Febriana, menjelaskan format karya yang wajib dikirim peserta adalah feature atau indepth news, dengan panjang tulisan antara 1.300 hingga 1.500 kata.

Satu syarat yang tidak bisa ditawar, karya harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan di media mana pun sebelumnya.

KetentuanDetail
PesertaMahasiswa/mahasiswi di Bali
TemaMeneropong Bali dari Sudut Berbeda
FormatFeature atau indepth news
Panjang1.300–1.500 kata
Sifat karyaOrisinal, belum pernah dipublikasikan
Pendaftaran1–15 Agustus 2026
Penjurian16–18 Agustus 2026
Pengumuman30 Agustus 2026
Total hadiahRp10.000.000

Cara Ikut dan Jadwal yang Perlu Dicatat

Poster IWO Bali lomba karya jurnalistik 2026
Poster IWO Bali lomba karya jurnalistik 2026

Pendaftaran sekaligus pengiriman karya sudah dibuka sejak 1 Agustus dan akan ditutup 15 Agustus 2026.

Karya bisa dikirim melalui email korwiliwobali@gmail.com, atau untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi WhatsApp di 081337234455.

Setelah pendaftaran ditutup, proses penjurian akan berlangsung 16 hingga 18 Agustus 2026, dan pemenang baru akan diumumkan pada 30 Agustus 2026. Informasi lengkap soal syarat dan ketentuan bisa dipantau lewat kanal resmi media sosial IWO Bali di Facebook IWO Bali, TikTok Bali, dan Instagram @pw_iwobali.

Buat mahasiswa yang punya cerita menarik soal Bali tapi belum tahu ke mana harus disalurkan, lomba ini bisa jadi jalan pertama untuk membuktikan karya jurnalistiknya layak dibaca lebih banyak orang, sekaligus membawa pulang hadiah yang lumayan untuk menambah uang jajan semester ini.

Share This Article
Follow:
Giostanovlatto adalah pendiri Bali Reporter yang lebih sering bertanya "kenapa?" daripada "gimana?". Ia percaya berita yang bagus bukan yang paling cepat bikin heboh, tapi yang paling mudah dipahami. Kalau lagi nggak nulis, biasanya lagi surfing, ngopi, sunsetan, kadang liputan, kadang nyamar jadi CEO, curhat sama anjingnya, atau bengong di trotoar Renon sambil mencari ide. Belum pernah menang giveaway, tapi tetap optimis. Kalau chat-nya centang dua tapi nggak dibalas, anggap saja sedang mengejar rekor tidur.