Prinsip Happy Wife Happy Life Marcello Tahitoe Usai 4 Tahun Menikah

Marcello Tahitoe alias Ello membagikan prinsip happy wife happy life dan love language memberi yang ia terapkan untuk menjaga keharmonisan rumah tangga bersama istrinya, Cindy Maria, selama empat tahun pernikahan.

By
Tim Redaksi
Tim Redaksi Bali Reporter adalah kumpulan orang yang masih belum pede wajahnya dipajang di halaman bio. Alasannya macam-macam: takut ketemu debt collector, mantan yang tiba-tiba ngajak...
Ello happy wife happy life
Highlights
  • Ello pegang prinsip happy wife happy life dengan love language suka memberi
  • Perhiasan berlian jadi hadiah favorit Ello untuk momen spesial bersama istrinya
  • Ello percayakan pilihan perhiasan pada desainer Wanda Ponika, sama seperti Rizky Febian

Kalau kamu penasaran apa resep di balik rumah tangga harmonis Marcello Tahitoe, jawabannya ternyata cukup sederhana.

Musisi yang akrab disapa Ello ini punya satu prinsip yang ia pegang teguh sejak menikah, sebuah moto klasik yang mungkin sudah sering kamu dengar, tapi jarang benar-benar dijalankan dengan konsisten seperti yang dilakukannya.

Happy Wife, Happy Life Bukan Sekadar Slogan

Bagi Ello, kebahagiaan istrinya, Cindy Maria, bukan sekadar kewajiban rumah tangga biasa.

Ia menjadikannya cerminan langsung dari love language-nya sendiri, cara ia mengekspresikan rasa sayang lewat tindakan memberi. Sudah empat tahun pernikahan mereka berjalan, dan prinsip ini rupanya tetap jadi fondasi utama yang ia pegang.

ā€œMy love language adalah give atau suka memberi, terutama untuk orang-orang terdekat, khususnya untuk istriku. Kalau dia happy, aku pun happy. Jadi buat aku, motto happy wife, happy life adalah yang terbaik,ā€ ujar Ello saat ditemui di Wanda House of Jewels, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

Di sinilah letak yang menarik dari cara pandang Ello soal cinta. Bukan sekadar ucapan manis, tapi diterjemahkan langsung jadi tindakan nyata yang konsisten ia lakukan.

Berlian Jadi Bahasa Cinta Favorit Ello

Salah satu cara Ello memanjakan sang istri adalah lewat kejutan di momen-momen spesial, mulai dari ulang tahun sampai perayaan hari jadi pernikahan.

Perhiasan berlian jadi pilihan favoritnya untuk melengkapi kebahagiaan pasangannya. Untuk urusan memilih perhiasan terbaik, Ello mempercayakan pilihannya pada desainer ternama Wanda Ponika.

Menariknya, kebiasaan ini ternyata bukan cuma milik Ello sendiri. Penyanyi muda Rizky Febian juga diketahui kerap melakukan hal serupa untuk membahagiakan kekasihnya, Mahalini, menunjukkan bahwa tren memberi perhiasan sebagai simbol cinta ini cukup populer di kalangan musisi tanah air.

ā€œSelamat untuk Bu Wanda atas store-nya yang baru,ā€ ucap Ello, turut menyampaikan apresiasi atas pembukaan toko perhiasan tersebut.

4 782424595f58484caf4c2cf287b7718f
Prinsip Happy Wife Happy Life Marcello Tahitoe Usai 4 Tahun Menikah 1

Senyum Istri Jadi Kepuasan Tersendiri

Bagi Ello, momen paling berharga bukan terletak pada harga hadiah yang diberikan, melainkan reaksi bahagia yang muncul dari sang istri.

ā€œJika dia bahagia maka saya pun bahagia. Dia akan sangat bahagia kalau dikasih berlian, ya kan?ā€ tuturnya sambil tersenyum.

Bagi Ello, perhiasan bukan sekadar barang mewah semata. Ia memaknainya sebagai simbol apresiasi dan rasa sayang untuk merayakan sosok perempuan yang paling dicintainya. Prinsip hangat ini bahkan pernah ia bagikan kepada rekan-rekan sesama musisi, sebagai pengingat sederhana bahwa kebahagiaan seorang suami sering kali berawal dari kebahagiaan sang istri di rumah.

Gaya Personal yang Ikut Berkilau

Selain jadi hadiah untuk sang istri, Ello mengaku juga menikmati tampil berkilauan dengan koleksi Wanda House of Jewels untuk dirinya sendiri.

Ia biasa mengenakan Eterna Necklace yang ditata secara stacking, dipadukan dengan anting berlian dari koleksi yang sama, memberikan sentuhan personal style yang berbeda dari penampilannya sehari-hari.

Kisah rumah tangga Ello ini jadi pengingat sederhana, kadang kebahagiaan dalam pernikahan tidak butuh formula rumit, cukup memahami bahasa cinta pasangan, dan konsisten menjalankannya dengan tulus dari hari ke hari.

Share This Article
Follow:
Tim Redaksi Bali Reporter adalah kumpulan orang yang masih belum pede wajahnya dipajang di halaman bio. Alasannya macam-macam: takut ketemu debt collector, mantan yang tiba-tiba ngajak balikan, atau mertua yang mendadak jadi pembaca setia. Di luar itu, kami juga sibuk mencari colokan, WiFi yang kencang, tempat ngopi yang enak, dan alasan kenapa deadline selalu datang lebih cepat daripada jam pulang. Sampai hari ini kami belum pernah sepakat soal tempat ngopi terbaik di Bali. Tapi untuk satu hal, kami selalu kompak: berita harus enak dibaca.