Sudah puluhan tahun berkarier biasanya identik dengan status ālegenda yang sesekali dikenangā.
Tapi Shakira sepertinya menolak mentah-mentah label itu.
Musim panas ini, superstar asal Kolombia tersebut justru sedang membuktikan dominasinya lewat lagu resmi Piala Dunia FIFA 2026, āDai Daiā bersama Burna Boy. Ini jadi lagu resmi Piala Dunia kedua Shakira, setelah āWaka Waka (This Time for Africa)ā yang begitu ikonik di 2010.
Rekor Demi Rekor Pecah Sejak Mei
Sejak dirilis Mei lalu, āDai Daiā yang kental nuansa Afrobeats langsung mencatat pencapaian besar di platform streaming.
Lagu ini menduduki posisi nomor satu di Spotify Global Chart maupun Apple Music. Yang membuatnya lebih istimewa, ini bukan sekadar lonjakan sesaat khas lagu baru. Pada Juli lalu, āDai Daiā memecahkan rekor sebagai lagu nomor satu terlama sepanjang 2026 oleh artis perempuan di Spotify Global Chart, bertahan di puncak selama 17 hari berturut-turut.
Bukan cuma itu. Lagu ini juga memecahkan rekor jumlah entri harian tertinggi di chart Spotify untuk lagu dari artis Latin, bahkan melampaui pencapaian āDtMFā milik Bad Bunny pasca penampilannya di halftime show Super Bowl 2026. Video musiknya yang penuh koreografi tarian turut mendongkrak popularitas lagu ini, menjadikannya lagu pertama yang menduduki puncak Global Music Videos Chart, fitur baru yang baru saja diluncurkan Spotify.
Berkat pencapaian ini, Shakira resmi jadi artis pertama yang meraih lagu nomor satu di Spotify dalam dua bahasa sekaligus, Spanyol dan Inggris. Ia juga kini menempati posisi kelima sebagai artis paling banyak didengarkan secara global di Spotify, posisi tertinggi yang pernah dicapai artis Latina mana pun.
Hits Lama Ikut Terangkat, āHips Donāt Lieā Baru Masuk Top 40

Yang menarik, kesuksesan āDai Daiā ternyata ikut mengangkat kembali lagu-lagu lama Shakira.
āHips Donāt Lieā featuring Wyclef Jean, salah satu lagu paling ikonis dalam kariernya, baru pertama kali masuk Top 40 Spotify Global di posisi 25. Padahal lagu ini dirilis pada 2006, jauh sebelum era streaming benar-benar mendominasi industri musik, dan sudah mengumpulkan 2,5 miliar streaming sepanjang perjalanannya.
Momentum tampil di Piala Dunia 2026 dan rangkaian tur Las Mujeres Ya No Lloran di Amerika Serikat yang baru saja rampung membuat lagu ini mencetak hari streaming terbaik sepanjang masanya, mencapai 2,4 juta streaming hanya dalam sehari, Jumat lalu.
Bukan Kesuksesan yang Datang Tiba-Tiba
Masalahnya, pencapaian ini bukan kebetulan satu kali, melainkan puncak dari rangkaian kesuksesan yang sudah dibangun Shakira bertahun-tahun.
āBzrp Music Sessions, Vol. 53ā yang dirilis 2023 juga sempat memuncaki Spotify Global 200 dan sudah mengumpulkan 1,3 miliar streaming hingga sekarang. Ditambah lagi āWaka Wakaā yang sudah tembus angka satu miliar streaming, begitu juga kolaborasinya dengan sederet bintang besar musik Latin seperti āChantajeā bersama Maluma dan āTQGā bersama Karol G.
Will.i.am, kolaborator lama Shakira, pernah menggambarkan fenomena ini dengan tepat dalam wawancara bersama Rolling Stone di 2024. Menurutnya, Shakira bukan sekadar bertahan sebagai legenda yang sesekali diputar radio, tapi benar-benar masih bersaing head-to-head dengan artis baru, sambil terus melampaui versi terbaiknya sendiri di masa lalu.
Dengan rekor yang terus berjatuhan sepanjang 2026 ini, sepertinya klaim bahwa usia karier bisa membatasi relevansi seorang artis pop, sekali lagi terbantahkan oleh Shakira sendiri.







