Selama ini sepatu selalu identik dengan jahitan, lem, dan puluhan panel yang disatukan.
Nike sepertinya ingin membuktikan hal itu tidak lagi harus jadi aturan baku.
Lewat program bernama Air Works, Nike menggandeng Zellerfeld, spesialis manufaktur aditif, untuk menciptakan sneaker yang seluruh badannya dicetak 3D dalam satu bagian utuh. Tanpa jahitan, tanpa panel pelapis konvensional seperti yang biasa kita lihat di sepatu pada umumnya.
Desain yang Terinspirasi dari Masa Lalu, Dibuat dengan Teknologi Masa Depan

Prototipe pertama dari program ini muncul di media sosial lewat akun Blue Room milik desainer Motoi Hatsuki.
Tampilannya ramping dengan palet warna monokrom, hasil dari konstruksi cetak 3D yang membuat siluetnya jadi slip-on yang bersih tanpa sambungan terlihat.
Yang menarik, Hatsuki mengambil inspirasi dari dua model klasik Nike, Air Max 1000 dan Tailwind V. Jejak inspirasi itu terlihat jelas lewat gelembung Air berukuran ekstra besar di bagian tumit dan depan kaki, termasuk satu unit berwarna kuning neon yang mencolok di bagian belakang.
Di bagian samping, ada motif berulang bergaya paisley yang menambah kedalaman ornamen pada desain yang sebenarnya cenderung minimalis. Bahkan branding Nike sengaja dibuat sangat subtle, seolah membiarkan bentuk dan tekstur eksperimental sepatu ini jadi bintang utama, bukan logonya.
Bukan Sekadar Satu Sepatu, Tapi Bagian dari Eksperimen Lebih Besar

Prototipe Hatsuki ini bukan proyek berdiri sendiri.
Ia jadi bagian dari inisiatif Air Works yang lebih luas, program yang mempertemukan delapan kreator global di markas Nike, Beaverton, untuk berkolaborasi langsung dengan tim insinyur Nike.
Setiap kreator yang terlibat akan mendapat edisi terbatas dari konsep mereka masing-masing, khusus untuk kalangan teman dan keluarga. Belum ada kepastian soal rilis komersial untuk publik luas, tapi pratinjau dari proyek-proyek ini dijadwalkan muncul menjelang Air Max Day 2027.
Detail lain seperti SKU dan tanggal rilis resmi masih belum diumumkan.
Kalau eksperimen semacam ini berhasil menarik minat pasar, bukan tidak mungkin cara kita membeli sneaker beberapa tahun ke depan akan berubah total. Bukan lagi memilih dari rak yang sudah jadi, tapi mencetak sepatu sesuai bentuk kaki dan selera masing-masing orang.







