Kalau kamu pecinta sneaker sekaligus penggemar tinju klasik, kabar ini sepertinya bakal bikin kamu langsung buka kalender dan tandai musim gugur 2026. Supreme, Martine Rose, dan Nike dikabarkan sedang menyiapkan kolaborasi tiga arah yang jarang terjadi, dan kali ini yang jadi bintangnya bukan cuma desain, tapi sepenggal sejarah tinju dunia.
Nama sneaker-nya sudah bocor duluan, Dunk Low āMike Tysonā. Yang bikin menarik bukan cuma nama besar Tyson yang ditempel, tapi bagaimana ceritanya benar-benar dihadirkan lewat visual di sepatu ini.
Di sinilah letak keunikannya. Bagian upper sepatu dibuat dari kulit hitam premium, dan di panel samping ada foto yang jadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah tinju, saat Tyson mengalahkan Trevor Berbick tahun 1986. Kemenangan itu bukan kemenangan biasa. Saat itu Tyson resmi jadi juara kelas berat termuda sepanjang sejarah, sebuah rekor yang sampai sekarang masih jadi bahan obrolan di dunia tinju.
Detailnya digarap serius. Swoosh hitam melintang tepat di atas foto tersebut, sementara logo Supreme dan Martine Rose ditaruh di bagian tumit. Yang jarang dibahas dari kolaborasi semacam ini adalah detail kecil yang justru jadi nilai jual utamanya, misalnya label lidah sepatu berwarna emas yang sengaja dibuat mengingatkan pada sabuk juara tinju. Bahkan di insole pun ada branding dari ketiga nama besar ini sekaligus, jadi sepatu ini benar-benar terasa seperti trofi mini yang bisa dipakai jalan.
Warna dasarnya kombinasi hitam, putih, dan emas, dengan kode SKU JA1868-001. Untuk harga, dibanderol US$150, dan rencananya bakal dijual lewat Supreme langsung serta beberapa retailer terpilih begitu resmi meluncur musim gugur nanti.
Bagi yang belum familiar, kolaborasi antara Supreme dan Nike sendiri sebenarnya sudah jadi langganan hype tiap kali muncul. Tapi menambahkan Martine Rose, desainer asal Inggris yang dikenal dengan pendekatan streetwear eksentriknya, ke dalam campuran ini bikin ekspektasi makin tinggi. Belum lagi elemen Mike Tyson yang menambahkan lapisan nostalgia buat generasi yang besar dengan cerita kemenangan tinju era 80-an.
Untuk sekarang, detail resmi soal tanggal rilis pasti dan ketersediaan di pasar Indonesia masih belum diumumkan. Tapi kalau melihat pola rilis kolaborasi Supreme sebelumnya, sneaker ini kemungkinan besar bakal ludes dalam hitungan menit begitu online store dibuka.














