Kalau ditanya superhero mana yang paling sering dibuat ulang jadi film, jawabannya hampir pasti Spider-Man. Sejak pertama kali muncul di komik tahun 1962 lewat karya Stan Lee dan Steve Ditko, karakter ini sudah melahirkan hampir selusin film dengan total pendapatan global tembus 11 miliar dolar AS. Angka yang cukup ironis buat karakter yang di ceritanya sendiri selalu bangkrut dan telat bayar sewa apartemen.
- 12. Spider-Man (1977)
- 11. The Amazing Spider-Man 2 (2014)
- 10. Spider-Man 3 (2007)
- 9. Spider-Man: Far From Home (2019)
- 8. Spider-Man: No Way Home (2021)
- 7. The Amazing Spider-Man (2012)
- 6. Spider-Man: Homecoming (2017)
- 5. Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023)
- 4. Spider-Man: Brand New Day (2026)
- 3. Spider-Man (2002)
- 2. Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018)
- 1. Spider-Man 2 (2004)
Momennya pas untuk menengok ulang sejarah panjang Spider-Man di layar lebar, apalagi menjelang rilis film terbarunya, āBrand New Dayā. Faktanya, tidak semua film Spider-Man sukses. Ada yang jadi masterpiece, ada juga yang lebih baik dilupakan. Berikut urutannya, dari paling bawah sampai puncak.
12. Spider-Man (1977)
Dibintangi Nicholas Hammond, aktor pertama yang memerankan Spider-Man secara live-action lewat film TV di CBS. Sayangnya, ceritanya membosankan dan aksinya kurang meyakinkan bahkan untuk standar tahun 70-an. Absennya sosok Paman Ben juga membuat film ini kehilangan bobot emosional yang jadi inti karakter Spider-Man.
11. The Amazing Spider-Man 2 (2014)
Meski ada momen emosional lewat kematian Gwen Stacy, film ini kalah saing dengan gebrakan MCU yang saat itu sedang di puncak popularitasnya. Nuansanya terlalu muram, dan efek visualnya terasa berlebihan tanpa substansi.
10. Spider-Man 3 (2007)
Sam Raimi memaksakan tiga villain sekaligus dalam satu film, Sandman, Venom, dan versi āGreen Goblin baruā yang diperankan James Franco. Hasilnya cerita jadi berantakan, dan momen Tobey Maguire mencoba tampil āgelapā malah jadi bahan tertawaan penonton.
9. Spider-Man: Far From Home (2019)
Dirilis tak lama setelah āAvengers: Endgameā, film ini mendapat nilai plus karena settingnya berpindah ke Eropa. Tapi terlalu terbayangi oleh pentingnya film-film lain di semesta MCU, sehingga cerita Spider-Man sendiri terasa kurang berbobot.
8. Spider-Man: No Way Home (2021)
Kemunculan Tobey Maguire dan Andrew Garfield memang jadi momen nostalgia besar. Tapi film ini terlalu mengandalkan euforia fandom dan kejutan cameo, ketimbang membangun cerita Spider-Man yang solid dengan sendirinya.
7. The Amazing Spider-Man (2012)
Andrew Garfield mendapat tugas berat menggantikan Tobey Maguire hanya lima tahun setelah trilogi sebelumnya berakhir. Chemistry Garfield dengan Emma Stone jadi penyelamat utama film ini, walau secara keseluruhan masih dipertanyakan apakah ini film Spider-Man yang benar-benar bagus.
6. Spider-Man: Homecoming (2017)
Tom Holland berhasil membawa nuansa segar dengan setting drama SMA yang relate buat banyak orang. Kehadiran Robert Downey Jr. sebagai Tony Stark menambah daya tarik, dan gaya John Hughes yang kental membuat film ini terasa berbeda dari pendahulunya.
5. Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023)
Sekuel dari āInto the Spider-Verseā yang justru punya skala lebih besar dan visual lebih memukau. Hanya turun peringkat karena endingnya menggantung dan baru akan tuntas di film lanjutannya tahun 2027.
4. Spider-Man: Brand New Day (2026)
Di bawah arahan sutradara Destin Daniel Cretton, Tom Holland membawa Spider-Man memasuki fase dewasa yang lebih matang. Film ini disebut membawa storytelling paling dewasa sepanjang sejarah waralaba ini, lengkap dengan aksi yang lebih intens.
3. Spider-Man (2002)
Film garapan Sam Raimi ini mengubah wajah genre superhero secara keseluruhan saat dirilis tahun 2002. Duel melawan Green Goblin yang diperankan Willem Dafoe, ditambah kisah cinta dengan Mary Jane, menjadikan film ini kisah coming-of-age terbaik di masanya.
2. Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018)
Film animasi pertama yang berani tampil beda lewat gaya visual eksperimental, dan berhasil memenangkan Oscar untuk Film Animasi Terbaik. Fokusnya pada Miles Morales membuka ruang baru bagi karakter Spider-Man yang selama ini identik dengan Peter Parker.
1. Spider-Man 2 (2004)
Posisi puncak jatuh ke sekuel garapan Sam Raimi ini. Film ini dianggap berhasil menggali sisi emosional Peter Parker lebih dalam, lengkap dengan salah satu action sequence paling ikonik dalam sejarah film superhero, yaitu pertarungan di atas kereta. Sampai sekarang, belum ada film Spider-Man lain yang berhasil menandingi posisinya.
Jadi, dari belasan film yang sudah dibuat selama lebih dari empat dekade, mana yang jadi favoritmu?







