Spider-Man: Brand New Day Nyaris Cetak US$1 Miliar dalam Tiga Hari

Spider-Man Brand New Day meraup US$927 juta secara global di akhir pekan pembukaannya, jadi pembukaan box office terbesar kedua sepanjang sejarah setelah Avengers Endgame, dengan China sebagai pasar internasional terbesar.

By
Tim Redaksi
Tim Redaksi Bali Reporter adalah kumpulan orang yang masih belum pede wajahnya dipajang di halaman bio. Alasannya macam-macam: takut ketemu debt collector, mantan yang tiba-tiba ngajak...
Spider-Man Brand New Day box office global
Highlights
  • Spider-Man Brand New Day raup US$927 juta secara global, jadi pembukaan terbesar kedua sepanjang sejarah
  • China sumbang US$121 juta, jadi pasar internasional terbesar mengalahkan Inggris dan Meksiko
  • Skor 90% Rotten Tomatoes dan nilai A CinemaScore beri sinyal kuat film ini bisa tembus US$2 miliar

Bayangkan sebuah film yang belum genap tiga hari tayang, tapi sudah mengumpulkan uang senilai anggaran pembangunan sebuah kota kecil.

Itulah yang terjadi pada Spider-Man: Brand New Day. Sony Pictures dan Marvel Studios resmi mengumumkan film ini meraup 927 juta dolar AS secara global hanya dalam akhir pekan pembukaannya, nyaris menembus angka 1 miliar dolar dalam waktu tiga hari saja.

Rekor yang Cuma Kalah dari Endgame

Pencapaian ini otomatis menjadikan Brand New Day sebagai pembukaan box office global terbesar kedua sepanjang sejarah perfilman.

Satu-satunya yang masih di atasnya adalah Avengers: Endgame di 2019, yang meraih 1,2 miliar dolar AS. Bandingkan juga dengan Avengers: Infinity War di 2018 yang ā€œhanyaā€ mengumpulkan 640 juta dolar AS, atau Spider-Man: No Way Home di 2021, keduanya jauh tertinggal dari capaian Brand New Day di akhir pekan pertamanya.

Yang bikin lebih mencengangkan, penayangan pratinjau film ini pada Kamis saja sudah mengumpulkan 72 juta dolar AS, angka yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk sesi pratinjau. Disusul hari pembukaan resminya yang menambah 168 juta dolar AS lagi.

ranking film Spider-Man
ranking film Spider-Man

Amerika Utara Kuat, Tapi Pasar Internasional Jadi Kunci

Dari total pendapatan global itu, Amerika Utara menyumbang 355 juta dolar AS.

Tapi cerita yang lebih menarik justru datang dari pasar internasional. Sebanyak 572 juta dolar AS berhasil dikumpulkan dari 66 wilayah di luar Amerika Utara, dengan China memimpin sebagai penyumbang terbesar lewat 121 juta dolar AS.

WilayahPendapatan
Amerika UtaraUS$355 juta
ChinaUS$121 juta
InggrisUS$49 juta
MeksikoUS$38,3 juta
Total GlobalUS$927 juta

Di sinilah letak yang jarang dibahas soal fenomena box office modern. Ketergantungan sebuah film Hollywood pada pasar domestik semata sudah lama bergeser, dan China terus jadi penentu besar-kecilnya sebuah rilisan blockbuster, meski hubungan industri film Hollywood dengan pasar China sempat naik-turun beberapa tahun terakhir.

Kritikus dan Penonton Kompak Memberi Nilai Tinggi

Kesuksesan finansial ini ternyata sejalan dengan respons kritis yang positif.

Film garapan sutradara Destin Daniel Cretton ini mengantongi skor 90% dari kritikus di Rotten Tomatoes, disertai nilai ā€œAā€ dari CinemaScore, indikator yang biasanya mencerminkan kepuasan penonton langsung setelah menonton di bioskop.

Kombinasi angka box office fantastis dan penilaian kritis yang solid ini memberi sinyal kuat bahwa Brand New Day punya modal besar untuk terus melaju di minggu-minggu berikutnya, bukan sekadar meledak di akhir pekan pembukaan lalu meredup cepat seperti yang sering terjadi pada beberapa blockbuster lain.

Dengan momentum sekuat ini, film yang dibintangi Tom Holland tersebut kini realistis mengincar posisi di jajaran elit film-film berpendapatan 2 miliar dolar AS sepanjang masa, sebuah klub yang sejauh ini hanya dihuni segelintir judul dalam sejarah perfilman dunia. Spider-Man: Brand New Day saat ini masih tayang di bioskop-bioskop seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang turut menyumbang antrean panjang penonton sejak hari pertama penayangannya.

Share This Article
Follow:
Tim Redaksi Bali Reporter adalah kumpulan orang yang masih belum pede wajahnya dipajang di halaman bio. Alasannya macam-macam: takut ketemu debt collector, mantan yang tiba-tiba ngajak balikan, atau mertua yang mendadak jadi pembaca setia. Di luar itu, kami juga sibuk mencari colokan, WiFi yang kencang, tempat ngopi yang enak, dan alasan kenapa deadline selalu datang lebih cepat daripada jam pulang. Sampai hari ini kami belum pernah sepakat soal tempat ngopi terbaik di Bali. Tapi untuk satu hal, kami selalu kompak: berita harus enak dibaca.