Ada kalanya satu kalimat datang di waktu yang tepat, lalu tinggal lebih lama daripada yang kita bayangkan.
Bagi Meghan Markle, kalimat itu bukan berasal dari buku motivasi atau pidato terkenal. Justru datang dari orang yang paling dekat dengannya, Pangeran Harry.
Saat menghadiri pemutaran perdana dokumenter Cookie Queens, Meghan ditanya bagaimana dirinya mampu bertahan melewati berbagai tekanan yang datang dalam beberapa tahun terakhir. Jawabannya ternyata sederhana.
Ia langsung teringat pada satu nasihat yang pernah diucapkan Harry bertahun-tahun lalu.
āSayangku, meskipun sedang ada badai, di atas badai itu matahari selalu bersinar.ā
Menurut Meghan, kalimat itulah yang selalu muncul di kepalanya setiap kali hidup terasa berat. Bukan karena terdengar puitis, tetapi karena Harry mengucapkannya berdasarkan pengalaman pribadinya saat bertugas sebagai pilot helikopter di Angkatan Darat Inggris selama hampir satu dekade.
Di balik kalimat singkat itu, ada cara pandang yang terus dibawa Meghan hingga sekarang. Bahwa seburuk apa pun keadaan hari ini, bukan berarti semuanya akan terus gelap.
Kalau dipikir-pikir, nasihat itu juga terasa relevan dengan perjalanan hidup pasangan Sussex.
Sejak menikah pada 2018, Harry dan Meghan berkali-kali menjadi sorotan dunia. Mulai dari keputusan mereka mundur sebagai anggota senior keluarga kerajaan Inggris pada 2020, pindah ke California, hingga berbagai kontroversi yang terus mengikuti kehidupan mereka.
Namun belakangan, hubungan Harry dengan keluarga kerajaan disebut mulai menunjukkan tanda-tanda membaik.
Dalam kunjungan terbarunya ke Inggris untuk rangkaian acara Invictus Games, Harry dan Meghan dikabarkan datang bersama kedua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet. Mereka juga dilaporkan sempat menggelar pertemuan pribadi dengan Raja Charles III dan Ratu Camilla, sebuah momen yang disebut menjadi pertemuan pertama sang raja dengan kedua cucunya dalam beberapa tahun terakhir.
Apakah itu berarti semua masalah telah selesai? Belum tentu.
Namun kisah yang dibagikan Meghan menunjukkan satu hal yang sederhana. Di tengah tekanan, kritik, dan sorotan publik yang tak pernah berhenti, terkadang seseorang hanya membutuhkan satu kalimat untuk terus melangkah.
Dan bagi Meghan Markle, kalimat itu datang dari Pangeran Harry.







