Kenapa Ada Orang yang Diam-Diam Senang Saat Melihat Anda Gagal? Ini Penjelasan Psikologi

Kenali 4 tanda seseorang diam-diam menikmati kesulitan Anda, dari kurang empati sampai fenomena psikologi schadenfreude.

Giostanovlatto
By
Giostanovlatto
Giostanovlatto adalah pendiri Bali Reporter yang lebih sering bertanya "kenapa?" daripada "gimana?". Ia percaya berita yang bagus bukan yang paling cepat bikin heboh, tapi yang paling...
- Founder
kenapa orang diam-diam senang lihat gagal
Highlights
  • Orang dengan harga diri rendah lebih rentan mengalami schadenfreude menurut riset Leiden University
  • Sikap enggan meminta maaf jadi salah satu ciri paling jelas dari hubungan yang tidak sehat
  • Menjaga jarak dari orang yang tidak tulus adalah bentuk menghargai diri sendiri, bukan egois

Coba ingat-ingat, apakah pernah ada orang di sekitarmu yang selalu tersenyum, selalu menawarkan bantuan, tapi entah kenapa kamu selalu pulang dengan perasaan lebih kecil dari sebelumnya?

Kalau pernah, kamu mungkin baru saja bertemu dengan tipe orang yang psikolog sebut mengalami schadenfreude, perasaan senang diam-diam ketika melihat orang lain kesulitan. Bukan berarti mereka jahat secara terang-terangan. Justru yang membuatnya sulit dikenali, mereka sering tampil sebagai sosok yang paling suportif di permukaan.

Kenapa Ada Orang yang Justru Merasa Lebih Baik Saat Kamu Jatuh

Kenapa orang senang melihat orang lain gagal
Kenapa orang senang melihat orang lain gagal

Menurut riset dari Leiden University, orang dengan harga diri rendah lebih rentan mengalami schadenfreude. Melihat orang lain gagal membuat mereka merasa hidup mereka sendiri tidak seburuk yang mereka kira.

Di sinilah letak yang jarang dibahas soal fenomena ini. Perasaan senang melihat orang lain kesulitan bukan tanda seseorang itu jahat sejak lahir, tapi lebih sering jadi cerminan dari rasa tidak aman yang belum pernah mereka selesaikan dengan diri sendiri.

Masalahnya, ketidaknyamanan batin itu jarang tampak jelas. Mereka justru pandai menyembunyikannya di balik sikap ramah, sampai pola perilakunya baru terlihat setelah waktu berjalan cukup lama.

Tanda Pertama: Rasa Percaya Dirimu Perlahan Terkikis

Kenapa orang senang melihat orang lain gagal
Kenapa orang senang melihat orang lain gagal

Ada orang yang merasa lebih baik tentang dirinya sendiri justru ketika berhasil membuat orang lain merasa lebih kecil.

Biasanya, ini muncul lewat komentar yang terdengar seperti candaan ringan, tapi perlahan mengikis rasa percaya diri lawan bicaranya. Di balik sikap seperti ini, biasanya tersimpan rasa insecure yang cukup besar, dan cara mereka menutupinya adalah menjatuhkan orang di sekitarnya agar terasa lebih unggul.

Satu hal yang perlu diperhatikan, cara mereka bersikap saat hidupmu sedang baik-baik saja. Kalau seseorang hanya muncul saat kamu bermasalah, tapi menjauh begitu kamu berhasil atau bahagia, itu sinyal yang cukup jelas bahwa dukungan mereka mungkin tidak seiklas yang terlihat.

Tanda Kedua: Empatinya Terasa Kosong

Kenapa orang senang melihat orang lain gagal

Empati seharusnya membuat seseorang ikut merasakan apa yang kamu alami. Sayangnya, tidak semua orang punya kemampuan ini dengan baik.

Saat kamu menghadapi masa sulit, orang yang minim empati biasanya tidak benar-benar peduli dengan perasaanmu. Alih-alih memberi dukungan, mereka justru terlihat acuh, atau lebih buruk lagi, meremehkan apa yang sedang kamu rasakan.

Yang lebih rumit, dalam beberapa kasus mereka sebenarnya mampu membantu, tapi kondisi sulitmu justru memberi keuntungan emosional bagi mereka sendiri. Tanpa empati, seseorang tidak punya banyak alasan untuk berhenti menyakiti, atau merasa bersalah setelah melakukannya.

Tanda Ketiga: Kata ā€œMaafā€ Terasa Sangat Mahal Buat Mereka

Kenapa orang diam diam senang lihat gagal Bali Reporter 2

Salah satu ciri hubungan yang sehat adalah kemampuan mengakui kesalahan.

Orang yang diam-diam senang melihatmu terpuruk biasanya justru sulit, bahkan enggan, melakukan hal ini. Mereka lebih sering berpura-pura tidak bersalah, atau malah membuatmu merasa terlalu sensitif atas apa yang kamu rasakan.

Kalau seseorang berkali-kali menyakitimu tapi tidak pernah mau meminta maaf, atau menganggapnya sebagai hal biasa, mungkin ini saatnya mempertanyakan ulang kualitas hubungan tersebut. Setiap orang berhak diperlakukan dengan hormat, termasuk mendapat permintaan maaf yang tulus ketika benar-benar disakiti.

Tanda Keempat: Simpatik di Depan, Lega di Belakang

Kenapa orang diam diam senang lihat gagal Bali Reporter 3

Ini mungkin tanda yang paling sulit dikenali dari semuanya.

Di hadapanmu, mereka tampak prihatin, seolah ikut bersedih. Tapi di baliknya, mereka justru merasa lebih baik ketika melihat hidupmu tidak berjalan mulus. Kadang mereka bahkan memberi saran yang terdengar membantu, tapi ujung-ujungnya justru membuat masalah semakin rumit.

Kalau ada seseorang yang terlihat terlalu tenang, terlalu penasaran, atau bahkan seolah menikmati momen ketika kamu sedang kesulitan, mungkin memang perlu lebih hati-hati membaca situasinya.

Jangan Ragu Menjaga Jarak, Tapi Jangan Juga Terlalu Cepat Menghakimi

Menghadapi orang seperti ini memang tidak sederhana, apalagi kalau ia adalah teman dekat, rekan kerja, atau bahkan keluarga sendiri.

Satu hal yang perlu diingat, tanda-tanda di atas paling berarti kalau muncul berulang dan konsisten, bukan sekadar satu momen buruk yang bisa terjadi pada siapa saja. Menjaga kesehatan mental berarti belajar memilah, bukan langsung memutus semua hubungan berdasarkan satu kejadian.

Orang yang tulus akan ikut bahagia saat kamu berhasil, dan hadir memberi dukungan saat kamu jatuh. Mengurangi interaksi dengan orang yang justru diam-diam menikmati kesulitanmu bukan bentuk egois, melainkan cara menghargai diri sendiri. Pada akhirnya, kamu berhak dikelilingi orang-orang yang benar-benar ingin melihatmu tumbuh, bukan sekadar menunggu momen kamu terpuruk untuk merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri.

Share This Article
Follow:
Giostanovlatto adalah pendiri Bali Reporter yang lebih sering bertanya "kenapa?" daripada "gimana?". Ia percaya berita yang bagus bukan yang paling cepat bikin heboh, tapi yang paling mudah dipahami. Kalau lagi nggak nulis, biasanya lagi surfing, ngopi, sunsetan, kadang liputan, kadang nyamar jadi CEO, curhat sama anjingnya, atau bengong di trotoar Renon sambil mencari ide. Belum pernah menang giveaway, tapi tetap optimis. Kalau chat-nya centang dua tapi nggak dibalas, anggap saja sedang mengejar rekor tidur.