Setelah 10 Tahun Bersama, The Rock dan Under Armour Resmi Pisah Jalan

Dwayne "The Rock" Johnson dan Under Armour resmi mengakhiri kemitraan 10 tahun di balik Project Rock. Johnson bersama Dany Garcia kini pegang kendali penuh merek ini sembari mencari mitra manufaktur baru.

Giostanovlatto
By
Giostanovlatto
Giostanovlatto adalah pendiri Bali Reporter yang lebih sering bertanya "kenapa?" daripada "gimana?". Ia percaya berita yang bagus bukan yang paling cepat bikin heboh, tapi yang paling...
- Founder
The Rock Under Armour Project Rock
Highlights
  • Dwayne Johnson dan Under Armour akhiri kemitraan 10 tahun untuk merek Project Rock
  • Johnson dan Dany Garcia kini pegang kendali penuh merek dan cari mitra manufaktur baru
  • Under Armour tetap distribusikan sisa koleksi Project Rock hingga Oktober 2026

Kalau kamu pernah punya sepatu atau kaos olahraga bertuliskan β€œProject Rockβ€œ, ada kabar penting yang perlu kamu tahu.

Dwayne β€œThe Rock” Johnson dan Under Armour baru saja mengumumkan berakhirnya kemitraan bisnis yang sudah berjalan satu dekade lamanya. Bukan perpisahan yang penuh drama, tapi keputusan bisnis yang disepakati baik-baik oleh kedua belah pihak.

Project Rock Kini Sepenuhnya Kembali ke Tangan The Rock

Ini bagian yang paling penting buat penggemar merek ini.

Dwayne Johnson, bersama rekan bisnisnya Dany Garcia, akan kembali memegang kendali penuh atas merek dagang Project Rock. Selama ini Garcia memang tetap tercatat sebagai pemilik tunggal merek tersebut, tapi produksinya bergantung pada Under Armour sebagai mitra manufaktur.

Dengan berakhirnya kemitraan ini, Johnson dan Garcia sekarang sedang mencari mitra manufaktur dan distribusi baru untuk melanjutkan koleksi Project Rock ke depannya.

Delapan Tahun Perjalanan yang Tidak Sebentar

Untuk memahami betapa besar arti kolaborasi ini, perlu melihat kembali seberapa jauh perjalanannya.

Project Rock pertama kali diluncurkan tahun 2017 sebagai bagian dari kemitraan dengan Under Armour. Selama itu, merek ini berkembang menghadirkan pakaian performa, aksesori, sampai alas kaki yang identik dengan gaya latihan disiplin ala Dwayne Johnson sendiri.

Salah satu pencapaian terbesarnya adalah kolaborasi multiyear dengan UFC, langkah yang semakin memperkuat posisi Project Rock di industri olahraga dan kebugaran global.

Kenapa Under Armour Memilih Melepas Merek Ini?

Di sinilah letak alasan bisnis di balik keputusan ini.

Under Armour sedang melakukan restrukturisasi internal, dengan fokus baru mengarah ke lini pakaian miliknya sendiri, UA Train. Artinya, perusahaan ini memilih menyederhanakan portofolio mereka, bukan lagi menyebar fokus ke berbagai kolaborasi besar seperti sebelumnya.

Yang menarik, ini bukan kepergian nama besar pertama dari Under Armour dalam waktu dekat. Bintang NBA Stephen Curry sebelumnya juga sudah lebih dulu hengkang, beralih ke merek asal Tiongkok, Li-Ning. Kalau ditotal, ini jadi kehilangan nama besar kedua bagi perusahaan asal Baltimore ini hanya dalam setahun terakhir.

Apa yang Terjadi dengan Produk Project Rock Sekarang?

Buat kamu yang masih ingin berburu koleksi Project Rock versi Under Armour, jangan buru-buru khawatir.

Under Armour akan tetap mendistribusikan sisa koleksi yang ada hingga Oktober 2026. Jadi masih ada waktu sebelum produk-produk ini benar-benar menghilang dari rak toko dengan label kolaborasi lama ini.

Yang jadi pertanyaan sekarang, mitra manufaktur seperti apa yang akan dipilih Dwayne Johnson dan Dany Garcia untuk melanjutkan Project Rock. Dengan basis penggemar yang sudah loyal selama satu dekade, langkah selanjutnya dari duo ini pasti akan terus dipantau ketat oleh industri fashion olahraga dunia.

Share This Article
Follow:
Giostanovlatto adalah pendiri Bali Reporter yang lebih sering bertanya "kenapa?" daripada "gimana?". Ia percaya berita yang bagus bukan yang paling cepat bikin heboh, tapi yang paling mudah dipahami. Kalau lagi nggak nulis, biasanya lagi surfing, ngopi, sunsetan, kadang liputan, kadang nyamar jadi CEO, curhat sama anjingnya, atau bengong di trotoar Renon sambil mencari ide. Belum pernah menang giveaway, tapi tetap optimis. Kalau chat-nya centang dua tapi nggak dibalas, anggap saja sedang mengejar rekor tidur.